Enam Ranperda Tulungagung Masih Tunggu Pembahasan

ADAKITANEWS, Tulungagung – Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam sidang paripurna yang dilaksanakan pada Senin (05/11) di gedung Graha Wicaksana kantor DPRD Tulungagung.

Dua Ranperda yang diusulkan adalah Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019, dan Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019 – 2023. Selanjutnya Ranperda tersebut akan dibahas dalam rapat DPRD mendatang.

Menurut Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, dua Ranperda yang diusulkan tersebut merupakan hal mendasar untuk pembangunan yang akan datang.

“APBD tahun anggaran 2019, alokasi dananya mengacu pada tahun 2018, sebesar Rp 1,8 Triliun,” kata Maryoto Bhirowo usai sidang Paripurna, Senin (05/11).

Lanjutnya, besaran angka tersebut didasarkan pada APBD sebelumnya karena belum ada surat penetapan dari Kementerian Keuangan tentang jumlah Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan diperoleh.

Sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38/2018 tentang Pendoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2019, maka untuk pagu dana alokasi mengacu pada besaran di tahun sebelumnya.

Maryoto mengakui adanya perbedaan dalam usulan anggaran APBD 2019 dibandingkan dengan usulan pada APBD tahun 2018. Sebab tahun 2019, ada Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Istilah ini sebelumnya dikenal dengan Tunjangan Kinerja (tukin), yang besarannya mencapai Rp 124 miliar.

“Besaran TPP diberikan, sesuai dengan peraturan pemerintah. Yaitu sebesar 5 persen dari gaji yang diterima. Sedangkan yang berhak menerima adalah mulai golongan I sampai golongan IV,” jelas Maryoto.

Jika pihak eksekutif mengusulkan dua Ranperda, sebaliknya pihak DPRD, mengusulkan empat Ranperda. Yakni, Ranperda tentang pengelolaan keuangan desa, Ranperda tentang pelayanan penempatan dan perlindungan TKI ke luar negeri dan Ranperda tentang kesetaraan gender dalam serta pembangunan. serta Renperda tentang jasa kontruksi.

“Ada empat ranperda yang kita usulkan untuk dilakukannya pembahasan,” timpal Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.

Usulan Ranperda tersebut selanjutnya akan dibahas dalam masa sidang I tahun sidang ke V.(bac)

Keterangan gambar : Sidang paripurna DPRD Tulungagung.(ist)

Related posts

Leave a Comment