Dewan Minta Kasus OTT Camat Kanigoro Diusut Tuntas

ADAKITANEWS, Blitar – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali menyasar 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar, yang bertugas di Kecamatan Kanigoro pekan lalu. Dua orang yang terjaring OTT tersebut diketahui menjabat sebagai Camat dan Kasi.

Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo ikut angkat bicara. Ia mengaku prihatin terhadap kasus ini. Bahkan pihaknya menyayangkannya karena kejadian OTT yang melibatkan ASN sudah berulang kali terjadi di Kabupaten Blitar, baik pejabat di lingkup Pemkab Blitar maupun di Pemerintahan Desa.

“Tentu kita menghargai proses hukum yang dilakukan Polres Blitar. Kita juga berharap, polisi bekerja secara profesional dan mengusut kasus ini sampai tuntas. Jika ada pihak lain yang terlibat juga harus diproses hukum, karena tidak menutup kemungkinan kejadian ini tidak hanya sekali terjadi,” kata Wasis saat dihubungi melalui telepon, Rabu (24/10).

Politisi Partai Geindra ini menegaskan, kejadian seperti ini harua menjadi pelajaran bersama, bagaimana pejabat ASN maupun perangkat desa dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat bekerja secara profesional.

“Kalau gratis ya harus gratis. Kalau memang ada biaya, tentu harus ada dasar hukumnya baru bisa dipungut biaya sesuai aturan yang ada. Jadi jangan kesannya itu meminta kepada masyarakat dengan meminta membayar dengan nominal tertentu yang diluar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian ini terulang kembali, pihaknya berharap inspektorat lebih memaksimalkan pengawasan. Selain itu perlu juga dimaksimalkan bimbingan atau pembinaan terhadap ASN maupun pejabat pemerintahan di desa. Karena dengan kejadian semacam ini akan berdampak negatif bagi Pemerintah Kabupaten Blitar.

“Dengan kejadian seperti ini, kepercayaan masyarakat Kabupaten Blitar terhadap ASN bisa berkurang. Sehingga yang terpenting sata ini niatnya melayani atau mengabdi kepada masyarakat dengan baik, karena disisi lain tiap bulan sudah mendapat gaji yang layak,” ujar Wasis.

Sementara itu, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, kedepan pihaknya akan terus melakukan konsultasi dengan pihak terkait, baik yang bersangkutan maupun pihak kepolisian. Sehingga untuk menentukan langkah selanjutnya, Bupati memastikan akan terus mengikuti perkembangannya.

“Tentu kita terus pantau dan ikuti perkembangan kasusnya. Ini kita lakukan untuk menentukan langkah kota selanjutnya,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui awal mulanya, sehingga pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Ya semoga asas praduga yang dikedepankan. Jadi pak Camat bisa memberikan keterangan yang benar,” pungkasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Wasis Kunto Atmojo, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment