Cak Nur: Kaum Buruh Sidoarjo Semakin Baik Dalam Aksinya

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sebelum bergerak ke Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, ribuan buruh dari berbagai perusahaan berkumpul di Alun-alun Sidoarjo, Selasa (01/05).‎

Para buruh mulai berdatangan sekitar pukul 09.00 WIB. Selain menggunakan puluhan truk untuk mengangkut massa, dan ratusan buruh lain yang menggunakan motor.

Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin ‎bersama Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji dan Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono ‎terlihat hadir di tengah-tengah ribuan buruh tersebut. ‎Selain memberikan nasihat, kehadiran mereka juga untuk memberangkatkan massa ke Surabaya.

Para buruh juga menggelar aksi sosial pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu, yang diserahkan secara bergantian oleh Wabup Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Ketua SPN (Serikat Pekerja Nasional) Sidoarjo, Sugiyono, serta Ketua SPI (Serikat Pekerja Independent) Sidoarjo, Edi Kuncoro.

“Apa yang menjadi tuntutannya dalam aksi teman-teman semua ini, hendaknya disampaikannya dengan damai. Mari kita fokus pada tujuan, jadikan gerakan ini gerakan damai yang fokus pada tujuan,” tutur Cak Nur, panggilan akrab Wakil Bupati Sidoarjo di depan ribuan buruh.‎

Menurut Cak Nur, apa yang dilakukan buruh di Hari Buruh Internasional tahun ini dinilai semakin bersinergi untuk menjaga ketertiban masyarakat.

“Aksi seperti adalah hal biasa, semakin lama para buruh semakin bijak dalam menyuarakan aspirasinya. Saya meminta apa yang menjadi tuntutannya dapat dilakukukan secara proporsional,” tutur Cak Nur.

Cak Nur menambahkan, bahwa yang terpenting adalah harus melakukan sesuatu yang bijak dan proporsional. Jangan sampai masalahnya ada di pusat, justru ada pertengkaran di daerah, hal seperti itulah yang menurut Cak Nur merupakan kekeliruan sangat besar.

“Kalau masalahnya di pusat, tujuan perjuangnya harus dibawa ke pusat, bukan di daerah,” kata Cak Nur.‎

Sebagai Ketua LKS Tripartit Kabupaten Sidoarjo, Cak Nur juga menambahkan, hubungan antara pemerintah dengan buruh dan pengusaha di Kabupaten Sidoarjo selama ini berjalan baik. Sementara, dalam menyikapi Tenaga Kerja Asing (TKA), dirinya‎ meminta aturan dan prosedur perekrutannya harus benar-benar ditaati sesuai peraturan yang berlaku.‎

“‎Semua pihak harus mengawasi, bukan hanya dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) saja tapi semuanya, kalau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan, mohon agar segera dilaporkan dan akan ditindaklanjut,” pintanya.

Lebih jauh Cak Nur mengatakan, dirinya berharap dalam hal tersebut bahwa semua pihak dapat mengawasi perusahaan yang memperkerjakan TKA secara illegal. Apabila ada laporan mengenai hal itu, pemerintah akan segera menindaklanjutinya dengan memberikan sanksi yang berlaku.

“Deportasi akan diberlakukan bagi TKA yang melanggar ketentuan yang ada. TKA yang diperkerjakan harus benar-benar memiliki kompetensi yang tidak dimiliki oleh tenaga kerja lokal dan tidak diperbolehkan mengisi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh pekerja Indonesia,” tegas Cak Nur.(sid3)

Keterangan gambar : Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin saat memberangkatkan ribuan buruh se-Sidoarjo di Alun-alun Sidoarjo.(ist)‎

Related posts

Leave a Comment