Cabut Padi, Warga Lamongan Tewas Tersambar Petir

ADAKITANEWS, Lamongan – Nasib nahas menimpa Kasemin, 55, seorang petani asal Dusun Lengkir Desa Kacangan Kecamatan Modo Kabupatan Lamongan. Ia ditemukan tewas tergeletak usai tersambar petir di sawah desa setempat, Selasa (09/04) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang berkerja mencabut bibit padi di tanah sawah, utara Dusun Lengkir Desa Kacangan Kecamatan Modo yang akan ditanami keesokan harinya. Saat itu sekitar wilayah Kecamatan Modo memang sedang gerimis disertai petir.

“Sekira jam 14.00 WIB sedang turun hujan gerimis disertai petir. Namun korban tetap berkerja mencabut bibit padi (ndaut,jawa-red),” jelas Kapolsek Modo, AKP Dwi Narwito melalui Kanit Reskrim Polsek Modo, Aiptu Yuliadi saat dikonfirmasi.

Kemudian, lanjut Aiptu Yuliadi, tiga puluh menit kemudian ada petir yang menyambar kepala Kasemin hingga korban terjatuh tertelungkup di sawah.

“Beberapa saksi yang sedang mencangkul di sawah dengan jarak 100 meter datang menolong korban. Namun korban sudah tidak bergerak dan kaos yang digunakan untuk tutup kepala terbakar,” ungkapnya.

Selanjutnya saksi meminta pertolongan kepada masyarakat dan perangkat desa setempat hingga membawa korban ke rumahnya. “Hasil pemeriksaan tim medis di kepala korban ditemukan bekas terbakar. Dan kulit kepala terdapat luka terbakar dan diduga kuat kena tersambar petir,” pungkasnya.(ng1)

Keterangan gambar: Kanit Reskrim Polsek Modo, Aiptu Yuliadi saat memintai keterangan pihak keluarga korban dan korban saat disemayamkan di rumah duka.(ist)

Related posts

Leave a Comment