Bupati Serahkan SK Guru PPPK

ADAKITANEWS, Kediri – Dalam rangka rekrutmen PPPK Guru tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mempersiapkan sejumlah penyempurnaan dalam pengangkatan tenaga honorer yang telah mengabdi kepada pemerintah. Dalam formasi itu termasuk guru agama, seni budaya, pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, serta guru TK.

Bertempat di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan Surat Keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 698 Guru Tahap 1 Tahun 2021 di Lingkungan Pemkab Kediri, Rabu (20/04).

Dalam sambutannya Bupati mengajak guru-guru yang telah masuk PPPK untuk mendoakan guru honorer yang belum lolos seleksi supaya segera menyusul dan masuk formasi PPPK.

“Saya minta untuk sejenak mendoakan seluruh teman-teman yang masih belum masuk ke dalam formasi PPPK kita doakan semoga semua guru-guru honorer tersebut bisa masuk ke dalam formasi dan mendapatkan kehidupan yang layak,” ajak Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu.

Mas Dhito juga sempat berinteraksi dengan bebrapa guru PPPK yang mengikuti penyerahan dari offline maupun yang melaksanakan secara online.

Untuk mendukung rencana pembangunan nasional, menurut Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten tidak bisa berjalan sendiri. Mas Dhito pun mengucapkan selamat bagi guru-guru PPPK dan berpesan supaya terus semangat dalam melayani masyarakat di bidang pendidikan.

“Saya minta bahwa dalam menjalankan tugas sebagai ASN Pemerintahan Kabupaten Kediri itu harus punya dasar dalam hati bahwa panjenengan itu bangga dalam melayani bangsa khususnya rakyat Kabupaten Kediri,” pesan Mas Dhito.

Perlu diketahui bahwa dari 698 PPPK guru pada tahap 1 yang telah menerima SK tersebut, akan terhitung masuk kerja mulai tanggal 28 April 2022. Mereka tersebar pada semua satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Kediri yaitu pada 36 SMP serta 448 SD.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin menyampaikan, pemerintah tahun 2021 membuka pendaftaran untuk pengadaan ASN dari unsur PPPK guna memenuhi kebutuhan guru.

“Dari formasi yang ditawarkan terdapat 2.726 pendaftar dan setelah seleksi administrasi dan kompetensi yang diselenggarakan panitia nasional Kemendikbud Ristek dinyatakan lulus dan diterima sebanyak 698 untuk tahap 1,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Kediri mendapatkan alokasi formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebanyak 1.054 jabatan guru yang bersumber dari PPPK.

“Dari tahap 1 dan 2 dari formasi 1.054 orang telah terpenuhi sebanyak 951 orang, yakni 698 formasi tahap 1 dan 253 pada tahap 2 sehingga keseluruhan masih tersisa atau kurang 103 orang,” Imbuhnya.

Untuk tahap kedua yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi PPPK ada sebanyak 253 guru. Mereka yang masuk tahap kedua saat ini masih dalam proses pemberkasan di Kantor Regional 2 Surabaya untuk penetapan nomor induk PPPK dan penerbitan pertimbangan teknis atau teknis sebagai dasar penetapan pengangkatannya oleh pembina kepegawaian.

Adapun kekurangan 103 guru PPPK tersebut, Solikin berharap pemerintah melalui Kementerian PAN-RB dapat mengeluarkan kebijakan untuk membuka seleksi tahap ketiga.(*/kur)


Keterangan gambar: Bupati Kediri saat menyerahkan SK kepada salah satu pegawai.(kedirikab.go.id)

Related posts

Leave a Comment