Bupati Nganjuk Lepas Peleton Tonting Yudha Wastu Pramukha Jaya 2018

ADAKITANEWS, Nganjuk – Barisan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya (YWPJ) tahun 2018 dilepas oleh Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidayat, di GOR Bung Karno Jalan Barito Begadung Barat Kelurahan Begadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Minggu (16/22).

H Novi Rahman Hidayat menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kerjasama dan soliditas antara TNI, Polri dan pemerintah daerah. “Kami bangga bisa turut hadir di tengah–tengah mereka,” ujar Bupati Nganjuk usai melepas rombongan.

Di tempat yang sama, Kasdiv 2/Kostrad, Brigjen TNI Haryanto yang saat itu juga memimpin upacara serah terima simbol Yudha Wastu Pramukha Jaya Tahun 2018 menjelaskan, sepanjang perjalanannya peleton beranting akan membawa simbol YWPJ berupa 2 pucuk senapan Lee-Enfield dengan sangkur terhunus, 2 tabung masing-masing berisi Amanat Jenderal Sudirman dan Ikrar Korps Infanteri, 1 buah bendera lambang Infanteri, 1 buah bendera lambang Kodam dan 1 buah tas berisi administrasi Korps Infanteri.

“Sedangkan peleton beranting itu sendiri terbagi menjadi 3 bagian yaitu Peleton Inti, Peleton Pendamping dan Peleton Pendamping Non TNI. Mereka menempuh jarak sejauh 216 kilometer yang terbagi menjadi beberapa etape. Di tiap-tiap etape mereka melaksanakan serah terima simbol tersebut,” bebernya.

Brigjen TNI Haryanto dalam membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, kegiatan dalam rangka HUT Korps Infanteri ini merupakan tradisi yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Hal ini bertujuan untuk memupuk dan meningkatkan jiwa korsa serta kebanggaan prajurit Korps Infanteri yang merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur perjuangan bangsa, semangat pantang menyerah dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang perlu dipelihara dan dilestarikan oleh generasi penerus, khususnya generasi muda TNI AD.

“Selanjutnya, kerjasama dan sinergitas harus terus ditingkatkan karena tantangan bagi eksistensi bangsa dan negara ke depan akan jauh lebih berat dan kompleks. Kebersamaan masyarakat dengan TNI, Polri dan Pemda serta unsur – unsur lainnya sangat diperlukan guna mendukung percepatan dan pemerataan hasil-hasil pembangunan, pengentasan kemiskinan dan penciptaan kondisi aman dan rasa aman bagi masyarakat,” kata Brigjen TNI Haryanto.

Selain Bupati Nganjuk, upacara pelepasan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya (YWPJ) tahun 2018 dengan tema “Tonting Yudha Wastu Pramukha Mewujudkan Semangat Juang dan Solidaritas Prajurit Bersama Rakyat”, juga dihadiri oleh Danrindam V/Brawijaya, Kolonel Inf Dendi Suryadi, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Masduki, Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Kav Joko Wibowo, unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk, serta sejumlah Dansat di jajaran Korem 081/DSJ maupun Divif 2/Kostrad.

Tidak hanya upacara serah terima simbol YWPJ, pelepasan Tonting YWPJ tahun 2018 juga disambut dengan senam PKH (Program Keluarga Harapan) oleh 1.000 orang dan bakti sosial berupa khitanan massal, pengukuran kaki palsu, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, pemeriksaan umum serta pembagian 500 bungkus paket sembako.(ng1)

Keterangan gambar: Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidayat saat melepas peleton Yudha Wastu Pramukha Jaya di Gor Bung Karno Nganjuk.(ist)

Related posts

Leave a Comment