Bobol Kantor, Karyawan Diringkus

ADAKITANEWS, Lamongan – Kantor Mixing PT Interkraf yang berada di Desa Dradahblumbung Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan dibobol pencuri, Rabu (18/08) sekitar pukul 03.30 WIB. Pelaku tak lain adalah DT, 26, warga asal Dusun Damber Desa Sidodowo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan yang merupakan karyawan setempat. Pelaku berhasil dibekuk petugas kurang dari 24 jam dan tidak bisa mengelak setelah petugas menunjukkan barang bukti.

“Pelaku berhasil amankan pada Rabu (18/08) sekitar pukul 10.15 WIB, setelah petugas melakukan penyelidikan ke PT Interkraf dan mencari rekaman CCTV dan mendapati ciri – ciri pelaku. Ketika diintrograsi ia mengakui perbuatanya telah melakukan pencurian di pabrik PT Interkraf,” ungkap Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana melalui Kasubag Humas Iptu Estu Kwindardi, Kamis (19/08).

Selian mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sebuah laptop merek Asus type A455L warna hitam, sebuah, carger laptop merk Asus, sebuah mouse warna hitam merk logitec, tas kecil warna hitam oranye dan sebuah gloss meter (alat pengukur ketebalan cat,red) dan sebuah lempengan besi.

Iptu Estu menjelaskan, aksi pencurian di pabrik Interkraf itu diketahui oleh Dedy yang merupakan security setempat ketika sedang melaksanakan patroli di sekitar lokasi kejadian, dan curiga pintu kantor Mixsing dalam keadaan terbuka. Kemudian ia melaporkan kejadian tersebut ke komandan regunya dan dilakukan pengecekan.

“Mereka menemukan laci penyimpanan laptop dan alat pengukur cat dalam keadaan terbuka dengan kondisi kunci rusak serta laptop dan alat pengukur cat telah hilang,” bebernya.

Iptu Estu melanjutkan, mereka kemudian melakukan penyisiran di area sekitar dan ditemukan alat congkel besi berukuran 5×30 cm dan laptop serta alat pengukur cat berada di belakang Kantor Mixing. “Selanjutnya pada pukul 08.00 WIB mereka melakukan pengecekan rekaman CCTV dan mendapatkan hasil diduga pelaku yaitu DT yang merupakan karyawan Interkraf,” sambungnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kedungpring untuk proses hukum lebih lenjut. “Atas kejadian itu pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp 15 juta rupiah. Dan pelaku terancam pasal 363 KUHP,” pungkasnya.(prap/kur)



Keterangan gambar: Pelaku saat diamankan di Polsek Kedungpring.(ist)

Related posts

Leave a Comment