Berbincang dengan Petani Bawang di Nganjuk, Menkominfo Janji Buatkan Aplikasi Android

ADAKITANEWS, Nganjuk – Dalam rangka perayaan Hari Lahir Muslimat ke-73, Menteri Komunikasi dan Informatikan, Rudiantara bersama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menandatangani nota kesepahaman antihoax, yang dihadiri oleh ratusan ibu-ibu anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Gempol Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Minggu (10/03).

Di tempat tersebut, Rudiantara juga sempat berdialog dengan para anggota Muslimat NU setempat yang berprofesi sebagai petani bawang merah. Kepada mereka, Rudiantara berjanji akan menyediakan aplikasi penjualan berbasis android yang bisa diunduh melalui telepon seluler bagi para petani bawang merah di Nganjuk.

“Aplikasi ini dijamin akan memberi keuntungan terhadap petani maupun konsumen,” katanya.

Menurut informasi, kata Rudiantara, para petani bawang merah biasanya menjual ke tengkulak kecil seharga Rp 10 ribu per kilogram. Namun di pasar-pasar tradisional Kota Surabaya, harga bawang merah dalam dua hari terakhir berada di kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

“Nanti setelah kami sediakan aplikasi penjualan ini para petani bisa menjual bawangnya seharga Rp18 ribu dan para konsumen di kota besar seperti Surabaya bisa membeli di pasar seharga Rp 20 ribu. Dengan begitu kedua belah pihak bisa sama-sama mendapat keuntungan,” ujarnya.

Rudiantara mengatakan, aplikasi ini telah diterapkan oleh para petani bawang di Brebes, Jawa Tengah. Melalui aplikasi ini para petani di Brebes bisa menjual bawang hasil taninya seharga Rp18 ribu per kilogram. “Sedangkan konsumen di Jakarta membelinya seharga Rp 20 ribu di pasar,” katanya.

Menurutnya, aplikasi ini memangkas pembelian bawang oleh tengkulak kecil yang biasanya memborong dengan harga murah dari petani di desa, untuk kemudian dilempar lagi ke tengkulak yang lebih besar.

“Itulah kenapa harga bawang yang ditawarkan oleh tengkulak kepada petani di desa begitu rendah tapi sesampainya di kota harganya bisa menjadi dua hingga tiga kali lipatnya,” tukasnya.(ng1)

Keterangan gambar: Menkominfo Rudiantara dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk Yunishopia.(ist)

Related posts

Leave a Comment