Aturan Pertamini Tak Jelas, Pemkab Blitar Tak Bisa Lakukan Tera dan Tera Ulang

ADAKITANEWS, Blitar – Keberadaan pertamini di Kabupaten Blitar semakin menjamur. Nakin hingga kini belum ada payung hukum ataupun regulasi yang mengatur soal keberadaan atau izin pertamini. Sehingga juga belum ada regulasi soal pelaksanaan tera dan tera ulang alat pertamini.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Sri Astuti mengatakan, hingga kini pihaknya hanya bisa memantau aktivitas pertamini, karena sampai sekarang belum ada aturan pendirian pertamini, baik dari Pemerintah Pusat maupun daerah. Padahal, jumlah pertamini di Kabupaten Blitar saat ini sudah sangat banyak.

“Mau gak mau kita hanya bisa mantau saja. Kalau jumlahnya, hampir disetiap kecamatan itu ada 5 – 10 pertamini. Jadi sangat banyak,” kata Sri Astuti, Senin (25/02).

Sri Astuti menjelaskan, mengacu pada aturan yang ada, bahwa setiap alat timbangan dan sejenisnya harus dilakukan uji tera dan tera ulang seperti alat yang ada di masing-masing SPBU. Sementara untuk pelaksanaan uji tera dan tera ulang pada alat pertamini belum bisa dilakukan, karena sampai saat ini belum ada regulasinya.

“Karena belum asa regulaainya, kita terus intensif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar secepatnya bisa segera ada regulasinya ataupun ada kebijakan lain soal keberadaan pertamini, baik meliputi izin maupun pelaksanaan uji tera dan tera ulang,” jelasnya.

Sri Astuti menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan hanya melakukan pendataan dan pemantauan aktivitas pertamini.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu pertamini di Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment