3 Bulan Terakhir, Ada Kenaikan Konsumsi Air PDAM

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Meski Kota Madiun beberapa hari terakhir diguyur hujan, namun penggunaan atau konsumsi air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Taman Sari tetap mengalami peningkatan. Hal ini terjadi akibat beberapa bulan yang lalu, kemarau panjang melanda wilayah Kota Madiun.

Direktur PDAM Tirta Taman Sari, Bambang Irianto menyampaikan, jika rata – rata air bersih yang dikonsumsi oleh pelanggan sekitar 19,6 kubik per bulan. Jumlah tersebut adalah masih normal jika diperbandingkan tiga bulan terakhir.

“Jika melihat data mulai Juni, Juli, Agustus kemarin memang ada kenaikan konsumsi air, namun tidak signifikan, sekitar lima persen saja,” ucap Bambang saat dihubungi melalui telepon, Kamis (28/09).

Sementara itu menurut Bambang Irianto, ketersediaan air baku di PDAM Tirta Tamab Sari Kota Madiun masih sangat mencukupi. Persediaan air baku tersebut sebenarnya merupakan persiapan saat kemarau panjang kemarin. Termasuk, jika saat Itu ada permintaan droping air bersih oleh daerah lain.

“Sebenarnya kami sudah sangat siap jika ada permintaan droping air bersih dari wilayah sekitar Kota Madiun,” lanjut Bambang.

Berdasarkan data yang disampaikan PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, jumlah air bersih yang terproduksi selama tiga bulan terakhir berturut – turut mulai Juni ada sekitar 912,57 ribu kubik, Juli sekitar 945,68 ribu kubik, serta Agustus sekitar 931,76 ribu kubik. Dengan air terjual, bulan Juni sekitar 772,60 meter kubik, Juli sekitar 805,49 meter kubik, dan Agustus 789,01 meter kubik.(bud)

Keterangan gambar : Kantor PDAM Tirto Taman Sari Kota Madiun.(ist)

Related posts

Leave a Comment