28 ASN di Blitar Ikuti Lelang Jabatan Eselon II

ADAKITANEWS, Blitar – Setelah Tim Panitia Seleksi (Pansel) membuka lelang jabatan setingkat eselon II di Kabupaten Blitar, puluhan pejabat dipastikan bakal mengikuti seleksi lelang Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di lingkup Pemkab Blitar.

Saat ini, tim pansel lelang jabatan Kabupaten Blitar, telah membuka pendaftaraan lelang jabatan. Sekarang sudah memasuki tahap seleksi administrasi. “Ada 28 pejabat yang lolos tahapan seleksi administrasi,” kata Totok Subihandono, Ketua Pansel, Sabtu (23/02).

Totok menjelaskan, untuk tahapan berikutnya puluhan peserta lelang jabatan setingkat eselon II tersebut, yakni membuat makalah, presentasi dan wawancara. Puluhan peserta lelang yang mengikuti tahapan selanjutnya, semuanya dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Blitar.

“Selanjutnya, kami akan melaporkan hasil tahapan tersebut ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Yakni Bupati Blitar,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Totok, dari Bupati nantinya akan diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dievaluasi dan mendapatkan persetujuan. Namun, dari lima jabatan yang dilelang, yakni Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Pertenakan dan Perikanan (Disnakkan), Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora), Direktur Rumah Sakit (RS) Ngudi Waluyo Wlingi dan Sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan, hanya satu jabatan atau posisi yang dipastikan masih kosong atau belum di lelang, yakni Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi.

“Jadi itu artinya, 28 peserta lelang hanya untuk mengisi empat posisi yang sekarang kosong,” tandasnya.

Sedangkan proses seleksi untuk lelang jabatan Direktur RSUD Ngudi Waluyo, akan diundur hingga terpenuhinya peserta yang lolos seleksi administrasi. Hal itu dilakukan lantaran jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi hanya dua orang, padahal sesuai aturan minimal peserta atau calon yang lolos seleksi administrasi harus empat orang.

“Karena hanya dua orang peserta yang lolos ke tahap berikutnya, maka tahapan untuk lelang jabatan posisi Direktur RSUD Ngudi Waluyo, menunggu terpenuhinya peserta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi mengaku, sebelum dilakukan tahapan berikutnya pihaknya sudah melakukan proses asesmen (Suatu penilaian yang komprehensif dan melibatkan anggota tim), yang dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga yakni, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

“Untuk tim penguji ada 5 orang, terdiri dari 2 orang lingkup Pemkab dan 3 orang dari universitas. Semuanya memiliki sertifikasi uji kompetensi,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Totok Subihandono, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment