15 Koperasi Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Bupati

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan penghargaan kepada para pelaku koperasi yang ada di wilayah Sidoarjo.

Pemberian penghargaan kepada 15 koperasi tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat para pelaku usaha mikro dalam mengembangkan kreativitas usaha yang dimiliki, untuk mendapatkan penghasilan.

Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah mengatakan bahwa koperasi yang ada di Sidoarjo cukup berkembang pesat. Hingga tahun 2018 ini tercatat di Dinas Koperasi ada sebanyak 1.432 koperasi dan memiliki 322.000 anggota. “Di Sidoarjo ini memang sangat banyak koperasinya. Jadi apabila dibina dengan baik, Sidoarjo akan berkembang lebih maju lagi nantinya,” kata Abah Saiful, panggilan akrab Bupati Sidoarjo dalam acara Gelar Koperasi Berprestasi 2018 di Alun-alun Sidoarjo, Jumat (04/05) malam.

Abah Saiful menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Koperasi juga membuka pinjaman modal bagi warga Sidoarjo yang mempunyai usaha kecil. “Orang-orang yang tidak mampu mau usaha pinjam. Mau jualan warkop, tahu campur, rujak atau nasi pinjam,” kata Abah Saiful.‎

Ia menjelaskan, Pemkab Sidoarjo akan meminjamkan uang sebesar Rp 5 juta tanpa jaminan dengan bunga 6 persen per tahunnya, untuk membuka usaha kecil bagi orang yang tidak mampu. Tak hanya itu, warga juga akan mendapatkan pembinaan. “Ini penting sekali, dengan pinjaman Rp 5 juta tidak pakai jaminan itu sudah dapat. Bunganya 6 persen satu tahun,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, M Tjarda yang saat itu mendampingi Bupati menegaskan, pada pemberian penghargaan kepada 15 koperasi berprestasi ‎ ini dinilai dari tiga unsur yang sangat memengaruhi dalam bidang keadministrasian dan manajemen pengelolaannya. “Penilaiannya dilihat dari kelembagaannya, dari usahanya dan dari pengelolaannya,” papar Tjarda kepada Tim Adakitanews.com.

Dikatakan Tjarda, dari tiga unsur penilaian itulah Dinas Koperasi juga akan selalu memantau dan memberikan bimbingan. “Tentu harus yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat. SHU (Sisa Hasil Usaha) nya bagus, terus bermanfaat bagi masyarakat itu adalah nilai tersendiri,” jelas Tjarda.

Dari sekian banyak koperasi di Sidoarjo, imbuh Tjarda, juga ada yang mendapat prestasi bertaraf nasional dengan perputaran uang mencapai miliaran rupiah yang dikendalikan oleh anak-anak muda.

Meski demikian, selain terdapat koperasi berprestasi, ada 162 koperasi yang terpaksa ditutup karena sudah tidak layak. “Kami sudah menutup 162 koperasi karena sudah tidak layak. Saya pikir tidak ada alasan untuk tidak berkembang, karena lebih banyak untuk kepentingan mereka. Pengelolaannya ada yang kabur ada yang begini, itulah yang membuat bermasalah. Yang kita tutup juga karena sudah dua tahun tidak ada RAT (Rapat Anggota Tahunan),” pungkasnya.(sid3)

Keterangan gambar : Bupati Sidoarjo membuka Gelar Koperasi Berprestasi.(foto : andri santoso)‎

Related posts

Leave a Comment