12 Sanggar Tampil Dalam Hari Tari Internasional

ADAKITANEWS, Kediri – Dalam Rangka menyambut Hari Tari Internasional, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar seni tari Lenggang Panjalu yang menampilkan 12 Sanggar Tari di Candi Tegowangi Kecamatan Plemahan, Kamis (28/04).

Meski kegiatan digelar di bulan Ramadan, hal itu tidak mengurangi semangat para penari. Dimulai sejak pagi pukul 07.00 WIB dan selesai menjelang zuhur, tak sedikitpun mengurangi semangat mereka di atas panggung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Ir. Adi Suwignyo, M.Si. dalam sambutannya mengatakan, menari merupakan gabungan kecerdasan fisik dan psikologis yang mendukung kekuatan mental. Selalu berinovasi dan berkreasi menuju cipta rasa karsa budaya dalam rangka pelestarian serta pengembangan tari dengan harapan agar tetap eksis posisinya di era kecanggihan teknologi dan globalisasi.

Mas Bup, Hanindhito Himawan Pramana juga mengaku sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan fasilitas kepada kegiatan hari tari dunia ini agar bisa tampil maksimal dan berkualitas. Yang mana sanggar-sanggar tari ini akan menampilkan tari tradisi dan non tradisi.

Pada peringatan Hari Tari Internasional ini mengambil tema “Asor Luhuring Budoyo Biso Kayekso Soko Seni Lan Budayane”, yang berarti tinggi rendahnya derajat suatu bangsa bisa diukur atau dilihat dari seni dan budayanya.

Dalam kesempatan tersebut, pak Nono salah satu pelatih dari sanggar tari Ganesha Saraswati Desa Tiron Banyakan yang membawa 40 personel anak asuhannya yang akan memberikan 3 penampilannya.

Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih megah dan meriah lagi ditahun depan, karena kegiatan ini dapat digunakan sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya.(*/kur)

Related posts

Leave a Comment