Debat Publik Pilwali Kota Kediri, 3 Paslon Beradu Visi Misi

ADAKITANEWS, Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menggelar agenda debat publik Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2018, di Hotel Insumo Kediri, Senin (23/04).

Dalam debat publik putaran pertama ini, ketiga paslon (pasangan calon) memberikan pemaparan tentang berbagai program serta visi misinya, untuk mendulang suara dan dukungan dari seluruh warga Kota Kediri.

Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq mengatakan, tujuan diselenggarakannya debat publik kali ini adalah agar apa yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon mengenai visi misi dan programnya bisa dipahami masyarakat.

“Agar masyarakat bisa menentukan pilihan nanti pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri pada 27 Juni 2018 mendatang.

Agus Rofiq menjelaskan, debat publik putaran pertama kali ini mengangkat 3 tema. Yakni Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemasukan Daerah, serta Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat.

Untuk menjaga kondisi debat publik berjalan dengan baik, KPU dan panitia penyelenggara juga sengaja membatasi jumlah pendukung tiap-tiap paslon sebanyak 50 orang. Panitia pun, menyediakan layar lebar di luar ruangan agar seluruh pendukung paslon bisa tetap mengikuti jalannya debat.

Petugas gabungan dari Polri dan TNI, juga terus disiagakan di dalam maupun di luar ruangan untuk mencegah agar tidak terjadi kericuhan.

Untuk diketahui, debat publik Pilwali Kota Kediri putaran pertama kali ini dihadiri oleh ketiga paslon. Yakni pasangan Aizzudin – Sujono Teguh Wijaya, Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah, dan Samsul Ashar – Teguh Juniadi.(adv/kpu.kotakediri/kur)

Keterangan gambar: Acara debat publik Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2018.(ist)

Related posts

Leave a Comment