Cegah Perkembangbiakan Jentik Nyamuk, Pemkab Kediri Bagi-bagi Ikan Cupang ke Warga

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten terus intens menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayahnya. Terutama sejak mewabahnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan masuk dalam kategori KLB (Kejadian Luar Biasa). Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh desa di Kabupaten Kediri, salah satunya di Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem.

Kegiatan PSN tersebut meliputi 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur), serta program ikanisasi yang berlangsung pada Jumat (01/02). Jenis ikan yang dibagikan kali itu adalah ikan cupang, yang diberikan di setiap rumah warga.

Dipilihnya ikan cupang dalam program Pemberantasan Sarang Nyamuk, adalah karena ikan jenis ini sangat agresif terhadap jentik nyamuk. Dalam satu hari, ikan cupang diketahui mampu memakan 60 hingga 70 jentik.

Tak hanya 3M dan pembagian ikan, juga dibentuk Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik Nyamuk) di setiap rumah untuk memantau dan mencegah perkembangan jentik nyamuk di lingkungan.

Camat Ngasem, Ir Ary Budianto mengatakan, saat ini Kabupaten Kediri sudah dikategorikan sebagai KLB demam berdarah. “Untuk itu kita harus mengantisipasi jangan sampai di wilayah kita ada warga terjangkit demam berdarah,” pesannya.

Ia pun mengajak seluruh warga bersama-sama melakukan gerakan PSN serta mengimbau agar para generasi muda juga melakukan tindakan preventif tersebut di lingkungan rumahnya masing-masing.

Dengan adanya kegiatan gerakan PSN dan ikanisasi ini, diharapkan dapat memutus perkembangan jentik nyamuk penyebab demam berdarah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Ngasem beserta jajaran Muspika, Kepala Desa Sumberejo, Kepala UPTD Puskesmas Ngasem, para Kepala Sekolah, siswa SD dan TK, serta seluruh warga Desa Sumberejo.(adv/kominfo/*/kur)

Keterangan gambar: Pemberian ikan cupang secara simbolis saat kegiatan PSN di Kecamatan Ngasem.(dok. Dinas Kominfo Kab Kediri)

Related posts

Leave a Comment