Bupati Kediri Nyatakan Siaga Darurat Bencana Covid-19

ADAKITANEWS, Kediri – Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno menyatakan status siaga darurat bencana terkait Covid-19. Seluruh kegiatan yang berpotensi menjadi faktor penyebaran virus corona terpaksa ditunda. Salah satunya agenda tahunan perigatan Hari Jadi Kabupaten Kediri.

Dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno mengatakan pihaknya juga telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu membiasakan hidup sehat antara lain dengan mengkonsumsi makanan sehat, bergizi seimbang, istirahat yang cukup, serta rutin berolahraga,” katanya.

Bupati juga tetap menekankan kepada masyarakat untuk tidak panik menghadapi situasi merebaknya virus corona ini. “Biasakan cuci tangan memakai sabun, menghindari kontak fisik antar lain bersalaman. Jika menderita batuk atau pilek, diharap memakai masker. Dan apabila batuk atau bersin, agar menutup mulut dan hidung dengan tisu, saputangan, atau lengan dalam,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Bupati juga menyarankan kepada masyarakat apabila menderita batuk atau pilek disertai demam tinggi, yakni dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Melalui kesempatan itu Bupati juga menginstruksikan kepada lembaga pendidikan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar sementara. Serta tidak bepergian ke luar kota. “Pendidikan TK, SD, dan SMP diliburkan sementara mulai tanggal 16-29 Maret 2020. Untuk lembaga pendidikan non formal, juga kami imbau untuk diliburkan,” ujarnya.

Berbagai kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang juga diimbau untuk ditunda. Diantaranya CFD (Car Free Day), pentas seni, pertandingan olahraga, tempat wisata, dan upacara atau apel bersama.

“Untuk upacara Hari Jadi Kabupaten Kediri juga kita tunda. Termasuk agenda peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri tahun ini,” imbuhnya.

Bupati menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah menyusun SOP penerimaan pasien di RSUD Pelem Pare sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. “Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait Covid-19, bisa menghubungi website Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di www.dinkes.kedirikab.go.id, hotline Dinas Kesehatan di 081217191800, Posko Dinkes di 7414000, serta Juru Bicara Tim Komunikasi Penanganan Covid-19 di Pemkab Kediri, dr Bambang Triono Putro, 082244177484. Jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar di medsos,” pungkasnya.(kur)

Keterangan gambar: Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno saat memberikan keterangan terkait upaya penanganan Covid-19.(foto: kurniawan)

Related posts

Leave a Comment