2 Wisata Religi Di Kediri Dibuka dengan Pembatasan

ADAKITANEWS, Kediri – Setelah ditutup total karena pandemi Covid-19, kini pengelola wisata religi Goa Maria Pohsarang di Desa Puhsarang Kecamatan Semen Kabupaten Kediri membuka dua tempat kunjungan bagi wisatawan. Yakni Goa Maria dan Keuskupan.

Yulius Santoso, selaku petugas informasi dari Pohsarang mengatakan, pembukaan tempat wisata itu dimulai sejak satu bulan terakhir. Pihak pengelola tidak mau gegabah untuk membuka secara keseluruhan. Sehingga melakukan berbagai aturan pembatasan dengan tujuan untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19.

“Kita batasi untuk pengunjung yang datang kesini. Hanya bagi mereka yang berusia antara 11 tahun hingga 60 tahun yang diperbolehkan masuk. Diluar usia tersebut kami minta menunggu di pos masuk,” ucap Yulius.

Pengelola membuat beberapa aturan wajib. Diantaranya, wisatawan yang datang akan dimintai surat keterangan sehat dari dokter. “Kalau tidak ada surat keterangan sehat dari dokter ataupun rumah sakit, setidaknya dari lingkungan sekitar,” tegas Yulius.

Masih kata Yulius, berdasarkan data kunjungan, jumlah pengunjung yang datang sangat berkurang. Mereka tercatat hanya yang benar-benar untuk berdoa saja.

“Sudah mulai dibuka sejak 1 Oktober 2020 kemarin, setelah mendapat izin dari Keuskupan Surabaya.Jumlah jemaat yang diizinkan masuk dibatasi hanya 100 orang per hari. Pengunjung yang dari luar daerah diwajibkan untuk membawa rekomendasi surat sehat,” terang Sugeng, salah satu jemaat gereja setempat.

Beberapa lokasi yang belum dibuka diantaranya, Jalan Salib, Pondok Rosario, Bukit Tabor dan Pendopo Emaus. Sementara itu, pengunjung diwajibkan untuk memakai masker, bawa hand sanitizer. Saat ini pengunjung yang datang masih terbatas pada jemaat dari sekitar Kediri saja.(adv/kominfokabkediri/*/kur)

Keterangan gambar: Goa Maria Puhsarang.(kedirikab.go.id)

Related posts

Leave a Comment