30 Hari Bersama Masyarakat Membangun Desa, Melalui Program TMMD ke 106 Tahun 2019 KODIM 0816 Sidoarjo

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 telah dibuka oleh Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di lapangan Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo, pada 2 Oktober 2019 lalu. Sudah hampir 1 bulan, kegiatan tersebut akhirnya bakal ditutup pada 30 Oktober 2019 besok di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo dengan Inspektur Upacara Panglima Koarmada II, Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto. Meski kurang 1 hari lagi pelaksanaan penutupan TMMD, semangat bergotong royong guyup rukun telah ditunjukkan oleh Pasukan Satgas TMMD ke 106 bersama-sama masyarakat. Rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan kasih sayang ini menunjukkan bahwa kehadiran TMMD sangat diterima baik oleh seluruh kalangan masyarakat khususnya di Desa Kupang.

TMMD sebelumnya dikenal dengan istilah AMD (ABRI Masuk Desa) di era tahun 1980-an, yang dicetuskan pertama kali oleh Jenderal M Jusuf dengan tujuan membantu masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. AMD juga membantu memaksimalkan potensi desa, karena desa merupakan sumber penyuplai bahan-bahan baku pangan nasional serta sebagai sumber ketenagakerjaan. Keberhasilan ABRI Masuk Desa menjangkau pelosok-pelosok desa di beberapa wilayah di Indonesia tidak lepas dari konsep kemanunggalan dengan rakyat yang telah menjadi ciri khas jati diri dan kepribadian ABRI yang dilahirkan dari rakyat, sebagaimana tertulis pengubahan istilah dari AMD ke TMMD, berjalan seiring reogranisasi ABRI pada masa reformasi tahun 1999 lalu.

TMMD merupakan salah satu program terpadu TNI khususnya TNI AD dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di daerah, dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga akan meningkat. Selain sasaran pokoknya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, TMMD juga bertujuan untuk pembinaan keamanan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah khususnya daerah-daerah yang belum terjangkau pembangunan pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini sangat selaras dengan program pemerintah saat ini, dimana Presiden Republik Indonesia, Ir Joko widodo dan Wakil Presiden, Muhammad Yusuf Kalla telah mencetuskan sembilan program pemerintah yang disebut Nawa Cita, diantaranya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

TMMD ke 106 tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816 Sidoarjo dilaksanakan selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 2 – 31 Oktober 2019. Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 106 kali ini didukung kekuatan 150 personel yang terdiri dari Staf dan Tim Teknis Kodim 0816 Sidoarjo sejumlah 24 orang, Pemkab Sidoarjo 16 orang, Polresta Sidoarjo 2 orang, Batalyon Arhanud 8/MBC 38 orang, Batalyon Kaveleri 8/2/Kostrad 31 orang, TNI AL Lantamal V/Surabaya 31 orang, Tim teknis batalyon Zipur V/Brawijaya 3 orang, tim kesehatan Korem 084/Bhaskara Jaya dan Bintal Korem 084/Bj 2 orang. Sementara Dansatgas adalah Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letnan Kolonel Inf Mohamad Iswan Nusi, S.H., dan Komandan SKK adalah Lettu Arh Yoyok. Sementara itu sebagai bantuan tambahan personel, juga ikut dikerahkan 100 orang warga Desa Kupang yang setiap harinya membantu ikut bekerja membangun sasaran fisik TMMD yang telah dikoordinir oleh pihak apartur Desa setempat.

Muhamad, 43, selaku Kepala Desa Kupang mengaku berterima kasih kepada para anggota TNI yang telah membantu membangun Desa mereka. “Kami selaku Kepala Desa dan atas nama warga masyarakat tidak bisa berbuat banyak untuk membalas kebaikan bapak-bapak TNI, tetapi kami siap dan kapanpun, dimanapun apabila diperlukan untuk membantu bapak-bapak TNI, kami siap, asalkan untuk kemajuan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami siap,” ungkapnya.

Salah satu hal menarik dalam kegiatan TMMD ke 106 ini adalah saat para anggota Satgas TMMD tinggal di rumah-rumah warga, dengan jumlah 20 rumah warga yang masing-masing rumah ditempati sekitar 7-8 orang anggota Satgas TMMD. Anggota Satgas TMMD ini berbaur menjadi satu dengan pemilik rumah, mulai dari makan bersama, membagi cerita pengalaman hidup bersama, dan seakan-akan telah dianggap sebagai keluarga. Hal ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan pola pikir masyarakat bahwa keberadaan TNI dalam program TMMD betul-betul dapat dirasakan kehadirannya langsung sehingga tercipta hubungan emosional kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat sehingga mampu mewujudkan Kemanunggalan TNI bersama rakyat yang benar-benar hakiki, hal ini cukup selaras dengan tema TMMD ke 106 yaitu “Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa, kita tingkatkan imunitas bangsa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat”.

Agar tidak menjadi beban masyarakat yang rumahnya ditempati oleh anggota Satgas TMMD ke 106, maka anggota Satgas juga telah memberikan jatah uang makannya untuk diberikan kepada pemilik rumah. Dukungan uang makan ini diperoleh dari bantuan anggaran Masbes TNI AD yang diperuntukkan khusus mendukung program TMMD ke 106 tahun 2019.

Lilik, 49, salah satu pemilik rumah yang ditempati pasukan satgas TMMD ke 106 mengaku sangat senang dan tersanjung, serta terhormat dengan keberadaan anggota TNI di rumahnya. “Walaupun rumah saya kecil dan tidak terlalu bagus tetapi bapak-bapak TNI tidak tebang pilih, dan kehadiran bapak-bapak TNI di rumah saya membuat rumah saya menjadi ramai dan tentunya tambah aman serta bisa menambah persaudaraan, dan yang lebih membuat saya heran lagi awalnya saya berpikir dan cangung untuk menerima bapak-bapak TNI tinggal di rumah saya, karena saya pikir bapak-bapak TNI itu orangnya galak-galak dan menakutkan. Tetapi setelah beberapa hari menempati rumah saya ternyata bapak TNI ini tidak seperti yang saya bayangkan. Justru bapak-bapak TNI ini orangnya baik, bersikap sopan dan satun, ramah tamah, sabar dan penuh humoris, tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya,” tuturnya.

TMMD ke 106 tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816 Sidoarjo di Desa Kupang memiliki sasaran fisik dan sasaran non fisik. Sasaran fisik tersebut diantaranya adalah peningkatan jalan beton yang menghubungkan antara Desa Kupang dengan Desa Kedungrejo sepanjang 212 meter, peningkatan jalan beton dan jembatan yang menghubungkan antara Desa Kupang dengan Desa Kedungpandan dengan volume 689 meter, pemasangan PJU sejumlah 30 titik, plengsengan afvoer Dusun Golondoro Desa Kupang dengan volume 295 meter, rehap SDN Kupang dengan volume 130 meter persegi, pembangunan jalan paving dengan volume 1.200 meter persegi, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit dan pembangunan jamban keluarga 20 unit.

Sedangkan sasaran non fisik meliputi pemberian sosialisasi tentang bahaya narkoba, bahaya terorisme dan radikalisasi, wawasan kebangsaan, kaderisasi bela negara, penyuluhan administrasi kependudukan, jemput bola akte kelahiran dan KTP serta KK, sosialisasi Perda No 10 tahun 2013 tentang Kamtibmas, pelatihan pengolahan sampah, pelatihan budidaya ikan tawar atau payau, gerakan pemberantasan OPT dari pertanian, sosialisasi peduli sungai, penyuluhan kesehatan lansia, skrening katarak, kampanye hidup sehat serta olahraga bersama TNI/Polri dan masyarakat serta seluruh aparatur pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo.

Untuk mendukung kegiatan non fisik tersebut dalam TMMD ke 106 ini juga telah diberikan beberapa bantuan baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah serta dari lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Seperti bantuan 1 unit motor pengangkut sampah, 1 unit mesin pencacah sampah, 150 buah kitab suci Alquran, 1 paket peralatan olahraga, 1 unit sepeda motor khusus untuk Da’i, 50 paket pembagian sembako serta bantuan 75 sak semen, obat-obatan serta bantuan 1.000 bibit penghijauan.

Tidak hanya itu saja, Satgas TMMD ke 106 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816 Sidoarjo juga menampilkan karya inovasi dan kreatifitas dengan membuat 4 senjata pemusnah nyamuk Babinsa yang terbuat dari alat-alat sederhana, yakni dari botol bekas minuman serta dari bekas-bekas gavalum. Alat ini sangat disambut baik oleh warga Desa Kupang. Selain itu Satgas TMMD juga membuat wahana permainan “lali gadget” yang ditempatkan di halaman SDN Kupang dengan menampilkan permainan tradisional seperti egrang, terompak, klereng, pate lele dan permainan yang berasal dari pelepah pisang. Kegiatan ini dimaksudkan agar para generasi muda harapan bangsa tidak melupakan permainan tradisional serta tidak kecanduan permainan gadget.

Untuk menunjang sasaran kegiatan non fisik Satgas TMMD ke 106 Kodim 0816 Sidoarjo juga mengadakan kegiatan yang bersifat sosial diantaranya memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga selama 30 hari di Posko TMMD, pelayanan KB secara gratis, donor darah, serta pelayanan posyandu dan pemberian bahan kontak seperti halnya kitab suci Alquran kepada masjid dan musala-musala, pemberian bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu, bantuan peralatan olahraga bagi karang taruna, serta operasi mata katarak gratis, pelayanan perpustakaan keliling dengan memanfaatkan SIMOKOS (sarana interaksi motor komunikasi sosial) yang dilakukan oleh Babinsa dan anggota Satgas TMMD yang setiap harinya mangkal dan berkeliling di sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan kelompok-kelompok tani yang berada di Desa Kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo.

Hal senada juga disampaikan Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah, SH, M.Hum., beberapa hari lalu saat ditemui di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Bupati dua periode itu mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI khususnya Kodim 0816 Sidoarjo yang telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang bersifat fisik maupun non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 Tahun 2019 di Desa Kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. “Harapan kami, semoga kegiatan TMMD ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, mengingat program ini telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama masyarakat di Desa Kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Selain itu untuk program TMMD ini kami dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga telah merekomendasikan untuk menganggarkan kegiatan fisik dan non fisik TMMD yang dibiayai oleh anggaran APBD Kabupaten Sidoarjo sesuai dengan kemampuan. Dan semoga TNI kedepan semakin profesional dan menjadi kebanggaan rakyat,” ungkapnya.

Pendanaan TMMD ke 106 yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Sidoarjo ini membuktikan bahwa TMMD ke 106 merupakan operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementerian/lembaga non kementerian, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah. Kegiatan TMMD sudah menjadi program prioritas pemerintah yang melibatkan TNI, Polri dan instansi terkait lainnya, mengingat kegiatan TMMD selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dimana untuk mendukung keberhasilan program tersebut dibutuhkan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat guna memelihara kemitraan, kemandirian serta menuju kearah perubahan sikap, kemajuan wilayah dan taraf hidup masyarakat.

Selain itu hal ini juga menunjukkan bahwa betapa pentingnya program TMMD sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, membantu tugas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan dan mengatasi masalah-masalah sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keharmonisan dan kebersamaan ataupun Kemanunggalan TNI dengan Rakyat telah menjadi satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan NKRI. Peran Rakyat tidak dapat dilepas dari sejarah pembentukan TNI, bahwa TNI berasal dari Rakyat, untuk rakyat dan berjuang bersama-sama dengan rakyat. Dengan kebersamaan dan berkat kerjasama yang baik antara rakyat dan TNI maka bangsa akan bebas dari berbagai penjajahan, menjadi bangsa yang kuat, hebat dan merdeka, berdaulat, mandiri disegani oleh negara-negara lainnya.

“Oleh karena itu saya berkesimpulan bahwa kegiatan TMMD ke 106 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816 Sidoarjo ini menunjukkan bahwa keberadaan TNI membangun Desa bersama masyarakat adalah hal yang mutlak yang harus dilakukan untuk secara bersama-sama membangun bangsa dan negara demi terwujudnya cita-cita bersama dalam mewujudkan kesejahteraan yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.

Oleh:
Mohamad Iswan Nusi S.H.
Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Selaku Dansatgas TMMD ke 106

Related posts

Leave a Comment