Mayoritas Tahanan Di Mapolres Tulungagung Tak Mencoblos

ADAKITANEWS, Tulungagung – Mayoritas tahanan di Mapolres Tulungagung tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak yang digelar pada hari ini, Rabu (27/06). Hal ini dikarenakan, mereka tidak terdata dalam Daftar Pemilih Tetap DPT di TPS tersebut.

Komisioner KPU Tulungagung, Suyitno Arman menyatakan, dari 16 tahanan berbagai kasus di Mapolres Tulungagung, hanya seorang saja yang namanya masuk dalam DPT.

“Sesuai aturan, untuk pemungutan suara bagi tahanan di Kepolisian, petugas TPS 07, harus melakukan jemput bola, dengan cara mendatangi mereka. Karena tidak mungkin para tahanan tersebut mencoblos di TPS, risikonya besar,” kata Komisioner KPU Tulungagung, Suyitno Arman, Rabu (27/06).

Meski dilakukan jemput bola, namun tetap ada aturannya. Mereka harus terdaftar dalam DPT. Atau jika tidak masuk dalam DPT, bisa dengan menggunakan formulir A5, yang menyatakan pindah tempat pencoblosan.

“Kebanyakan tahanan disini domisilinya dari luar Kelurahan Bago, dan mereka tidak bisa menunjukkan form A5. Hanya seorang saja yang masuk dalam DPT di TPS 7. Sehingga hanya seorang saja yang boleh mencoblos,” ujar Arman.

Tambah Arman, selain di tahanan Mapolres Tulungagung, proses jemput bola dalam pemungutan suara juga dilakukan di beberapa rumah sakit di Tulungagung.(bac)

Keterangan gambar : Petugas KPPS melaksanakan jemput bola ke tahanan Mapolres Tulungagung(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment