635 Bacaleg Rebutkan 50 Kursi DPRD Kabupaten Kediri

ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 635 Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) bakal memperebutkan 50 kursi Anggota DPRD Kabupaten Kediri. Seluruh bacaleg tersebut, telah resmi didaftarkan oleh 16 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Hamdan Arfarina menyatakan, parpol yang pertama mendaftar di KPU Kabupaten Kediri adalah Nasdem pada tanggal 16 Juli kemarin. Sementara parpol yang terakhir mendaftarkan bacalegnya adalah PPP pada pukul 23.40 WIB di hari terakhir pendaftaran. “Semua parpol peserta pileg mendaftarkan bacalegnya di hari terakhir pendaftaran, yakni pada 17 Juli 2018. Paling akhir mendaftar adalah PPP yang mendaftar di 20 menit menjelang batas akhir pendaftaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak semua parpol mendaftarkan bacaleg sejumlah kuota yang ditentukan masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Kediri. Dari 16 parpol, hanya 8 parpol yang mendaftarkan bacaleg penuh di masing-masing dapil. Kedelapan parpol tersebut yakni, PDIP, PKB, NASDEM, Gerindra, PAN, Demokrat, Golkar, Perindo.

“Satu-satunya parpol baru yang dapat memenuhi kuota bacaleg di setiap dapil hanya Perindo. Namun juga ada parpol lama yang tidak memenuhi kuota, yaitu PKS, PPP, Hanura, PBB dan PKPI. Dari 16 parpol yang mendaftarkan bacaleg paling sedikit adalah partai PKPI yang hanya mendaftarkan bacaleg sebanyak 11 bacaleg,” lanjutnya.

Hamdan menyampaikan, hasil penelitian perlengkapan berkas bacaleg pada parpol masing-masing tanggal 19, 20 dan 21. Penelitian berkas juga meliputi keabsahan ijazah para bacaleg dan identitas kependudukan. “Untuk meneliti keabsahan ijazah kita kerjasama dengan Diknas dan Kemenag sebagai pihak yang berkompeten pada urusan pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu Edi Suprapto, salah seorang bacaleg dari partai Gerindra mengaku kembali ikut mencalonkan diri sebagai bacaleg dengan alasan masih banyak yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kediri. Posisi sebagai anggota legislatif, memiliki peran penting dalam mengontrol penyelenggaraan pemerintahan.

“Meski jumlah kompetitornya lebih banyak dari pileg sebelumnya, saya tetap mencalonkan lagi. Sebab masih banyak yang perlu dibenahi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kediri. Dengan menjadi anggota legislatif kita bisa terlibat aktif dalam pembenahan pemerintahan,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terkait peluang untuk terpilih kembali menjadi anggota legislatif, Edi Suprapto mengaku optimis bisa kembali terpilih. “Jumlah kursi legislatif di Kabupaten Kediri tetap 50 kursi. Saya yakin akan kembali sebagai anggota legislatif, masyarakat masih percaya pada saya dan Partai Gerindra,”ujarnya.(*/kur)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment