Dua Pekan Ringkus 10 Pengedar Sabu

ADAKITANEWS, Lamongan – Kerja keras jajaran Sat Reskoba Polres Lamongan selama dua minggu akhirnya berbuah hasil. Terhitung sejak 22 Agustus hingga 6 September 2019, sudah ada sepuluh tersangka pengedar yang telah diringkus, lengkap dengan barang bukti sabu seberat 44,1 gram.

Kesepuluh tersangka tersebut adalah Nur Irawan Syah, 37, warga Karangmulyo RT 1/RW 6 Kelurahan Sukomulyo Kecamatan/Kabupaten Lamongan, H Herli Sofikul Anam, S.H., alias Hengky, 46, warga Bumi Menteng Asri BLok AD 11-12 RT 1/RW 19 Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.

Gunaris alias Boyes, 37, warga Dukuh Kupang Utara 1/24 RT 5/RW 8 Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Kota Surabaya, Narto, 36, warga Dukuh Karangan 4 RT 8/RW 3 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya, Abdullah alias Ambon, 25, warga Dusun Guminingrejo RT 2/RW 1 Desa Guminingrejo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan.

Dwi Nurdiansyah alias Dian, 16, warga Dusun Bajang Desa Guminingrejo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan, Iwan Pranoto alias Nawi, 33, warga Dusun Juwet RT 2/RW 4 Desa Deket Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan, Agus Harianto, 37 warga Dusun Tunggun RT 4/RW 3 Desa Tunggunjagir Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan.

Tersangka lainnya yakni Ari Wibowo, 34, warga Jalan Trunojoyo 235 RT 5/RW 2 Kelurahan Bungul Kidul Kabupaten Pasuruan, dan Achmad Al Hafiz, 26, warga Desa Tanggul RT 2/RW 1 Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.

Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan, tidak membutuhkan waktu lama bagi jajaran Sat Reskoba untuk menangkap para pelaku pengedar sabu ini. Semua berkat kerja keras, kesungguhan, dan totalitas dari seluruh anggota untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

“Akibat perbuatannya itu, pelaku terjerat pasal 14 dan 112 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” kata Kapolres saat gelar pers rilis, Senin (09/09).

Lebih jauh AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan, selain pasal tersebut, ada juga pasal pemberatan yang akan dijeratkan kepada para residivis. Tujuannya agar mereka tidak melakukan lagi perbuatan tersebut. “Untuk saat ini dua orang residivis dari 10 tersangka yang berhasil diamankan,” tandasnya.(prap)

Keterangan gambar : Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung saat gelar pers rilis.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment