Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Kota Blitar Terendah Se-Jatim

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat bahwa tingkat kepatuhan dalam melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kota Blitar se-Jatim untuk tingkat eksekutif paling rendah, yakni sekitar 39 persen.

Pemerintah Kota Blitar melalui Plt Walikota Blitar, Santoso saat ini masih mengklarifikasi atau mengecek ulang terkait LKHPN Kota Blitar yang dilaporkan ke KPK tersebut. Pemkot akan mencari faktor penyebab rendahnya tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN itu.

“Saya masih mencoba klarifikasi di internal. Faktor penyebabnya apa. Apa karena memang belum laporan atau sudah membuat (laporan) tapi ada kesalahan,” katanya, Kamis (11/07).

Menurutnya, format pengisian LHKPN tidak seperti yang dulu. Saat ini, LHKPN sudah memakai sistem online. “Makanya, kami akan tanyakan ke teman-teman kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lagi. Apa sudah membuat laporan atau belum,” ujarnya.

Santoso menuturkam, bisa jadi dari para kepala OPD atau pejabat lainnya sudah melaporkan LHKPN-nya dengan sistem online tersebut. Akan tetapi, karena ada kekeliruan teknis sehingga proses pelaporan terhambat.

Karena itu, Pemkot akan mengklarfikasi kembali terkait LHKPN para pejabat eksekutif di Kota Blitar. Pemkot telah mengklarifikasinya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“BKD kan yang menangani tentang itu. Ini masih dicek dan saya minta data-datanya,” jelasnya.

Jika nantinya ditemukan ada pejabat atau pegawai yang belum melaporkan, kata Santoso, Pemkot akan langsung menindaklanjuti. Yakni dengan memanggil yang bersangkutan. “Kami akan panggil untuk dilakukan pembinaan,” tegasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Santoso, Plt Walikota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment