Sosialisasi Larangan Takbir Keliling dan Salat Id di Daerah Zona Merah

ADAKITANEWS, Lamongan – Untuk mensosialisasikan keputusan Forkopimda Plus Jawa Timur terkait larangan takbir keliling dan salat id selama pandemi covid-19, Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Bupati dan Dandim 0812/Lamongan menemui Ketua MUI Lamongan, KH Abdul Aziz Khoiri di kediamannya, Selasa (19/05).

Bupati Lamongan, H Fadeli mengajak Ketua MUI untuk turut serta mengawal keputusan bersama itu demi keselamatan masyarakat selama menghadapi pandemi covid-19.

“Forkopimda Plus Jawa Timur telah menginstruksikan tentang pelarangan pelaksanaan Salat Idul Fitri bagi wilayah yang zona merah dan intruksi tidak ada takbir keliling,” kata Fadeli.

Menanggapi hal ini, Ketua MUI Lamongan, KH Abdul Aziz Khoiri mengaku sudah memberikan imbauan kepada masyarakat tentang pelaksanaan Salat Idul Fitri agar sesuai dengan protekoler kesehatan yakni menjaga jarak, memakai masker dan memakai sajadah.

“Sudah memerintahkan ke pengurus masjid agar tidak ada kegiatan takbir keliling,” kata Aziz Khoiri.

Aziz Khoiri menegaskas, MUI juga sudah memerintahkan kepada pengurus masjid agar pengurus masjid menyuruh pulang kepada jamaah yang ingin salat jama’ah jika tidak mematuhi protokoler kesehatan. “Seperti tidak memakai masker, tidak membawa sajadah,” tambahnya.

Dalam silaturahmi itu, Kapolres Lamongan AKBP Harun juga menyerahkan bingkisan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan.(prap)

Keterangan gambar: Bupati Lamongan Fadeli, Kapolres Lamongan AKBP Harun dan Dandim 0812/ Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono saat menemui Ketua MUI Lamongan KH Abdul Aziz Khoiri.(ist)

Related posts

Leave a Comment