Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Gelar Upacara Melasti di Wisata Roro Kuning

ADAKITANEWS, Nganjuk – Ratusan umat Hindu di Lereng Gunung Wilis Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, menggelar upacara Melasti, Minggu (03/03). Upacara untuk menyambut Hari Raya Nyepi dan tahun baru Saka 1941 tersebut dipusatkan di objek wisata air merambat Roro Kuning, Desa Bajulan.

Upacara adat Melasti dimulai dengan prosesi jalan kaki dari Pura Kertha Bhuwana Giri Wilis, Dusun Curik. Mengku Damri, Ketua umat Hindu Pura Kerta Bhuawana Giri Wilis menyampaikan, setiap menyambut hari besar Nyepi dan tahun baru Saka, umat Hindu selalu mengadakan ritual upacara Melasti ke tempat-tempat sumber air.

“Tujuannya untuk menyucikan diri dan lingkungan sekitar,” ucap Mengku Damri usai memimpin upacara di Roro Kuning.

Dengan hati, pikiran dan alam suci, menurut Mengku Damri, umat Hindu dapat melakukan kegiatan hari raya Nyepi dan menyambut tahun baru Saka dengan khidmat, serta bisa memulai lagi kehidupan yang lebih baik pada tahun berikutnya.

Ritual ditandai dengan mengambil tirta amertha dari sumber air, menggambarkan pencapaian hidup yang lebih baik. Dengan mengambil air dari sumber, seperti halnya mengambil sari-sari alam ciptaan Tuhan.

“Hendaknya manusia tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan sehingga merusaknya, yang akan menyebabkan kesengsaraan bagi manusia itu sendiri,” tegasnya.

Dalam rangkaian upacara Melasti tersebut, sekitar 600 warga Hindu Gunung Wilis berjalan kaki menuju Roro Kuning sejauh sekitar 3 kilometer dengan medan naik turun. Mereka membawa perangkat-perangkat pura yang disakralkan seperti, pratima, pralingga, arca dan juga jempana.

Semua perangkat tersebut diusung menuju sumber air berikut sesajen, umbul-umbul, payung serta senjata nawa sanga, diringi dengan seni reog. Mereka juga membawa berbagai hasil bumi dan ternak, seperti ayam, burung, bebek, dan sebagainya.

Setelah selesai, benda-benda sakral tersebut diusung kembali ke Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis. Dan hasil bumi dan ternak dilarung ke sungai dari aliran air merambat Roro Kuning. Tampak saat prosesi larung, banyak anak kecil berebut berkah berupa hasil bumi dan sejumlah binatang ternak.(ng1)

Keterangan gambar: Proses upacara Melasti di wisata Roro Kuning Bajulan Loceret.(ist)

Related posts

Leave a Comment