Pilkades Serentak di Lamongan, Puluhan Pasutri dan PNS Maju Bertarung

ADAKITANEWS, Lamongan – Pilkades serentak di Kabupaten Lamongan bakal diselenggarakan pada September 2019 mendatang. Dari 385 desa yang akan melaksanakan Pilkades, ada puluhan pasangan suami istri yang ikut mencalonkan diri sebagai kepala desa tersebut.

Salah satunya di Kacamatan Kalitengah, yakni di Desa Tunjung Mekar. Pasangan Suami Istri yang maju di Pilkades adalah Suparlan, calon Kepala Desa incumbent melawan istrinya sendiri, Lisana.

Suparlan mengaku maju kembali lantaran ingin di Desanya kedapannya semakin maju dan meningkat kesejahteraan warganya. “Kita ingin Desa Tunjung Mekar kedepan semakin maju, termasuk terkait kesejahteraan warga dan pembangunannya,” kata Suparlan.

Terpisah, Camat Kalitengah, Sudjirman Sholeh. SE MM., ketika dikonfirmasi awak media memaparkan, selain di Desa Tunjung Mekar, calon Kepala Desa yang merupakan pasangan suami-istri adalah di Desa Blajo, Cluring, Candi Tunggal, Kediren, dan di Desa Pengangsalan.

“Di Kecamatan Kalitengah sendiri Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan dilakukan di 17 Desa. Dan secara umum, persiapan Pilkades di Kalitengah hingga saat ini kondisinya aman. Dan kita berharap kondisi ini berlangsung hingga pencoblosan,” kata Sudjirman Sholeh, Selasa (20/08).

Selain diikuti puluhan pasangan suami-istri, Pilkades serentak di Lamongan yang digelar pada bulan September mendatang itu juga diikuti sebanyak 16 Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Lamongan, Bambang Hadjar mengatakan, bahwa ke-16 PNS tersebut sudah mendapat izin dari Pemkab Lamongan untuk meramaikan pesta demokrasi di tingkat desa itu.

“Sebenaranya yang mengajukan izin sebanyak 19 orang, namun yang mendapat izin hanya 16 orang atau PNS,” kata Bambang Hadjar.

Bambang merinci, yang mendapat izin tersebut diantara 5 PNS dari Sekdes, 7 staf, 1 orang Kasi, 2 Bidan, dan seorang PNS dari Pukesmas. Salah satu pertimbangan munculnya izin tersebut, kata Bambang, adalah karena berpotensi menang Pilkades dan ada dukungan secara tertulis dari warga desa setempat

Di sisi lain, demi suksesnya Pilkades serentak tersebut, Pemkab Lamongan mengimbau agar seluruh panitia menjalankan tugas dan kewenangan sesuai dengan aturan. “Agar tidak menimbulkan persoalan di tengah-tengah masyarakat, maka kami berharap seluruh panitia di masing-masing desa yang melaksanakan Pilkades sesuai aturan dan netral atau tidak memihak salah satu calon,” tegas Kabag Humas dan Protokoler, Agus Hendrawan yang juga menyebutkan Pilkades serentak itu akan dilakukan di 385 Desa.(prap)

Keterangan Gambar: Pasangan suami istri Calon Kepala Desa Tunjung Mekar, Suparlan dan Lisana saat pengambilan nomor urut.(ist)

Related posts

Leave a Comment