Penyandang Disabilitas di Tulungagung Kaget Dapat SIM Gratis

ADAKITANEWS, Tulungagung – Sejumlah penyandang disabilitas di Tulungagung mendapat kejutan dari Polres Tulungagung, yakni pembebasan biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis, Senin (01/07).

Pembebasan biaya ini, bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke 73, 1 Juli 2019. “Pada HUT Bayangkara ini, kita bebaskan biaya pembuatan SIM, bagi saudara kita penyandang disabilitas,” kata Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Wisnu Setiawan Kuncoro.

Lanjutnya, selain kepada penyandang disabilitas, pihaknya juga memberikan hal sama kepada pemohon SIM baru yang kebetulan lahir pada tanggal 1 Juli. “Pemohon baru yang lahir 1Juli juga kita gratiskan,” ungkap AKP Wisnu.

Namun demikian, meski biayanya digratiskan, mereka juga harus mengikuti seluruh prosedur sebagaimana layaknya untuk mendapatan SIM. Mereka juga harus menjalani serangkaian ujian baik tulis dan praktik.

“Mereka juga harus menjalani ujian. Hanya saja untuk disabilitas ada beberapa pengecualian, berupa perlakuan khusus, karena mereka kan untuk SIM D, tapi tetap kita uji. Yang lulus baru kita gratiskan biayanya,” imbuhnya.

Kasatlantas menyampaikan setidaknya ada sekitar 15 pemohon SIM baru yang lahir pada 1 Juli, sedang penyandang disabilitas ada 7 orang.

Sementara itu, Makarim, salah satu penyandang disabilitas yang dinyatakan lulus ujian SIM D, menyatakan kegembiraannya. “Saya tak menyangka kalau gratis. Tahu-tahu setelah ujian dapat SIM. Oleh petugas katanya gratis,” ungkap Makarim.

Sekadar diketahui dalam sehari, di Satpas SIM Polres Tulungagung rata-rata melayani 70 pemohon perpanjangan SIM. Sedangkan untuk pemohon baru sekitar 15 orang perhari, untuk semua jenis SIM.(bac)

Keterangan gambar : Salah satu penyandang disabilitas saat menjalani ujian praktik SIM dan Kasatlantas AKP Wisnu Setiawan Kuncoro menyerahkan SIM secara simbolis. (foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment