Pembangunan JLS di Blitar Tak Jelas

ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar berharap kepada pemerintah pusat agar segera memberikan keputusan terkait rencana pembangunan Jalan Jalur Lintas Selatan (JLS), yang sebelumnya diagendakan akan dimulai di tahun 2018 ini.

Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Nanang Adi mengatakan, pemerintah pusat sebelumnya berencana melakukan pembangunan JLS mulai dari Pantai Serang sampai Tambakrejo sepanjang 10 kilometer pada tahun 2018 ini.

“Sebenarnya sesuai rencana awal memang tahun ini akan dibangun JLS sepanjang 10 kilometer mulai dari Pantai Serang sampai Pantai Tambakrejo,” kata Nanang, Sabtu (24/03).

Nanang menyebut, sebenarnya rencana pembangunan sempat akan dilaksanakan pada akhir tahun 2017 lalu, sebelum akhirnya ditunda pada tahun 2018 ini. Namun sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi sama sekali dari pemerintah pusat kapan pembangunan JLS akan dimulai.

“Sebelumnya JLS akan dibangun pada akhir tahun 2017, tapi diundur di tahun 2018 ini. Tapi sampai saat ini justru belum ada kejelasan apapun,” ungkapnya.

Sedangkan untuk saat ini, kata Nanang, pembebasan lahan di sepanjang jalur lintas selatan mulai dari perbatasan Malang sampai Pantai Serang, serta mulai dari Pantai Serang hingga perbatasan Tulungagung dengan total sepanjang 64 kilometer sudah selesai dilakukan.

“Pembebasan lahan sudah tuntas semuanya, kurang lebih sepanjang 64 kilometer,” pungkasnya.

Nanang menambahkan, pembangunan JLS dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan anggaran dari pemerintah pusat, karena JLS merupakan proyek pembangunan pemerintah pusat. Namun diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 triliun.

“Ini proyek pusat , jadi tentunya proses pembangunannya akan bertahap atau multiyears,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Nanang Adi, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (PUPR) Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment