Dinkes Kota Blitar Ambil 60 Sampel Makanan Takjil

ADAKITANEWS, Blitar – Dinas Kesehatan Kota Blitar mengambil puluhan sampel makanan takjil yang dijajakan atau dijual di jalan A Yani Kota Blitar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya zat berbahaya yang terkandung di dalam makanan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan mengatakan, secara keseluruhan ada 60 sampel makanan takjil yang telah diambil. Dari 60 sampel yang diambil itu, nantinya akan dicek kandungannya di laboratorium Dinas Kesehatan Kota Blitar.

“Kita memang khusus mengambil sampel dari makanan takjil yang dijual di jalan A Yani. Jadi proses pengambilan sampel dan pemeriksaan makanan ini untuk memastikan di Kota Blitar tidak ada pedagang takjil yang menambahkan zat berbahaya,” kata Dharma, Jumat (10/05).

Biasanya, lanjut Dharma, zat berbahaya yang ditemukan berupa boraks, formalin dan rodhamin. Sementara untuk hasil pemeriksaan makanan takjil ini akan keluar minggu depan. Nantinya para pedagang yang telah diambil sampel makanannya akan diberikan penyuluhan.

“Setelah hasil pemeriksaan kandungan makanan ini keluar, nanti para pedagang yang diambil sampel makanannya akan diberikan penyuluhan. Nah jika ada pedagang yang ketahuan memasukkan zat berbahaya pada makanan takjil yang dijualnya akan mendapatkan sanksi,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana penjualan makanan takjil di jalan A Yani Kota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment