Desa Mungli Lamongan Jadi Obyek Penelitian International Wageningen University Belanda

ADAKITANEWS, Lamongan – Perjalanan menuju area persawahan tambak di Desa Mungli Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan jauh dan hanya bisa ditempuh dengan menumpang roda dua. Meski demikian hal itu ternyata tak menyurutkan semangat para dosen dan mahasiswa dari International Wageningen University Belanda, Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Gresik untuk berkunjung ke desa tersebut.

Para dosen dan mahasiswa itu datang dalam rangka melakukan penelitian serta mencari referensi sebagai bahan pelajaran yang akan diterapkan di masing-masing Universitas khususnya di negara Belanda.

Di antara penelitian yang mereka lakukan adalah mencari data dampak fenomena perubahan iklim terhadap pola usaha tani serta data terkait model usaha tani mina padi, ditinjau dari asas kemanfaatannya.

Kedatangan para dosen asing itu tentunya tidak disia-siakan oleh BPP Kecamatan Kalitengah dan Pemerintah Desa Mungli. Dengan kedatangan mereka diharapkan nantinya ada sebuah kerjasama di antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam pengembangan potensi pertanian yang ada di Desa Mungli.

“Harapan kita, dengan datangnya para dosen mahasiswa asing itu ke Desa Mungli, ada kerjasama lebih lanjut untuk pengembangan potensi pertanian desa khususnya model pertanian yang berbasis wisata edokasi sebagai terobosan sumber pendapatan desa”, ujar Sudarto, SP., koordinator PPL Kalitengah, Selasa (15/10).

Siswandi, selaku Ketua Gapoktan Sri Rejeki Desa Mungli menyampaikan, pihaknya juga siap jika nanti ada kerjasama antara universitas dan desa dalam rangka pengembangan sistem pertanian di desa yang berbasis wisata edukasi. “Kami para petani siap kerjasama untuk mengembangkan sistem pertanian di Desa Mungli dengan basis wisata edukasi,” kata Siswandi.

Sementara itu dr Annemiek Pas Srijver, dosen dari International Wageningen University Belanda menjelaskan, bahwa kedatangannya ke Desa Mungli adalah dalam rangka meneliti dampak perubahan iklim pada pola tanam petani. “Kami datang ke desa ini, khusus meneliti dampak perubahan iklim, khususnya petani mina padi. Karena hal ini sesuai kurikulum pendidikan kami, para mahasiswa itu diharuskan belajar langsung di lapangan,” beber dr Annemiek Pas Srijver.

Menurutnya, selama program 4 tahun semua mahasiswa harus ikut kursus 2 kali ke luar, kebetulan untuk tahun ini pihaknya datang ke Indonesia dan melakukan penelitian ke Desa Mungli. “Kami rasa desa ini cocok untuk dijadikan obyek penelitian sebagai bahan literasi yang nantinya akan kami ajarkan di negeri Belanda,” tandasnya.(prap)

Keterangan gambar: dr Annemiek Pas Srijver, dosen dari International Wageningen University Belanda saat melakukan penelitian pola tanam petani Mina padi.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment