20 Desa di Nganjuk Dianugerahi Penghargaan Tata Kelola Keuangan

ADAKITANEWS, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk dan Instansi terkait menggelar Malam Anugerah Tata Kelola Keuangan Desa, Rabu (18/09).

Kegiatan Malam anugerah Tata Kelola Keuangan Desa merupakan salah satu program kompetisi yang dilakukan Antar Pemerintah Desa se-Kabupaten Nganjuk.

Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidayat menyampaikan, Kabupaten Nganjuk adalah satu satunya Kabupaten yang memberi penghargaan kepada pengelolaan keuangan desa. “Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan di bidang perencanaan, penganggaran, pelaksanan, dan pelaporan,“ ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Novi itupun mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bentuk kepercayaan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan desa, sehingga bisa menepis isu–isu yang tidak benar.

Dari hasil pemeriksaan Inspektorat Daerah Nganjuk, ada 10 Desa yang masuk penilaian Pratama dan 10 Desa untuk penilaian Madya. Sedangkan untuk penilaian Utama, belum ada satupun desa dari 264 Desa di 20 Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk yang mendapatkannya.

Bupati berharap bagi desa yang belum mendapat penghargaan harus terus berusaha agar tahun depan bisa mendapat penghargaan. Karena bagi yang mendapat penghargaan, akan mendapat BKK keuangan bertahap.

Desa yang masuk kategori Pratama mendapat bantuan anggaran Rp 75 juta, untuk kategori Madya Rp 100 juta, dan kategori Utama Rp 350 juta. Ini tidak termasuk 60 unit mobil siaga desa yang dianggarkan secara bertahap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Di tepat yang sama Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs Lishandoyo, M.Si., menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pemerintah desa dalam melakukan pengelolaan keuangan pemerintah Desa, termasuk komitmen Pemda dalam pengelolaan dana desa secara bersih, transparan dan profesional, dengan 6 indikator. Yakni perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, ketatausahaan, pelaporan dan pertanggung jawaban.

Ide ini, kata Lishandoyo, dicetuskan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat untuk melakukan pemerikasan terhadap keuangan Desa. Inspektorat pun kemudian menggandeng Bappeda, BPKAD dan Dinas PMD untuk menyusun parameter penilaian seperti yang dilakukan BPK, hingga pelaporan dari 264 Desa disaring menjadi 20 Desa yang memenuhi syarat dalam kategori Pratama dan Madya.(*/kur)

Keterangan gambar: Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidayat saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu desa.(dok nganjukkab.go.id)

Related posts

Leave a Comment