Tempat Penjualan dan Pemotongan Hewan Kurban Harus Terapkan Protokol Kesehatan

ADAKITANEWS, Lamongan – Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Lamongan meminta tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban tahun ini harus memenuhi prokotol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Demikian juga pembeli dan penjual hewan Kurban juga harus memakai masker dan menjaga jarak sebagai upaya untuk memutus rantai virus Corona atau Covid 19.

“Terkait upaya memutus mata rantai Covid 19 saat menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini harus dimulai dari tempat penjualan hewan Kurban yang harus sesuai protokol kesehatan” kata Sukriyah Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan saat meninjau tempat penjualan hewan kurban, pada Rabu (29/07).sore.

Sukriyah menegaskan, ditempat penjualan hewan kurban penjual harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, sehingga pembeli atau masyarakat yang hendak mengecek hewan dapat mencuci tangan sebelum menentukan pilihan.

“Jadi penyediaan tempat cuci tangan di tempat penjualan hewan Kurban juga merupakan hal penting dalam hal memutus mata rantai Covid 19 saat Hari Raya Idul Adha,” ungkap Sukriyah.

Menurutnya, tahun ini tempat penjualan dan tempat penyembelihan hewan Kurban harus memiliki sebagai antisipasi atau pencegahan penyebaran Covid 19. Di sisi lain, Sukriyah memaparkan, stok hewan Kurban di Lamongan saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan, bahkan ratusan ekor Sapi asal Lamongan juga dibeli oleh warga dari kabupaten lain.

“Data yang masuk di kami, kemarin ada sekitar tiga ratus ekor sapi dari Lamongan yang dibeli warga Kabupaten Mojokerto, Tuban dan Bojongoro. Kondisi serupa juga terjadi pada hwan Kurban jenis Kambing,” pungkasnya.(prap)

Keterangan gambar: Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Lamongan, Sukriyah saat meninjau tempat penjualan hewan kurban.(foto suprapto)

Related posts

Leave a Comment