Resmikan Rumah Pintar Polisi, Terinspirasi Pesan Almarhum KH Maiun Zubair

ADAKITANEWS, Lamongan – Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung meresmikan “Rumah Pintar Insan Madani” di Desa Nguwok Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, Kamis (08/08). Rumah yang diperuntukkan khusus untuk anak yatim piatu dan fakir miskin ini adalah bentukan Aipda Purnomo, polisi inspiratif yang terkenal dengan kepedulian sosialnya lewat Yayasan Berkas Bersinar.

Dalam sambutannya Kapolres mengaku sangat mengapresiasi segala inovasi dan tindakan sosial yang telah dilakukan Aipda Purnomo. Apa yang telah dilakukan ini, katanya, akan membuka mata masyarakat bahwa polisi sangat peduli terhadap mereka. Dan tidak hanya terkait pelayanan dalam tugas, tetapi juga dalam kegiatan sosial.

“Jadi Aipda Purnomo ini sudah banyak menerima penghargaan, khususnya dari saya sendiri. Salah satunya diberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Tentu kami berharap rumah pintar ini bisa bermanfaat dan menelurkan generasi penerus bangsa kedepan,” katanya.

Dalam kesempatan itu AKBP Feby DP Hutagalung juga menyitir pesan Almarhum KH Maiun Zubair, yang menyatakan bahwa “Jika engkau melihat seekor semut tercebur di air, maka angkat dan tolonglah, barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akhirat”.

“Intinya sekecil apapun kita melakukan kebaikan, diharapkan bisa menjadi amalan yang baik dan mendapat pembalasan di akhirat kelak,” ungkap Kapolres sembari menegaskan agar seluruh Bhabinkamtimas jajaran Polres Lamongan termotivasi untuk menjalankan tugas secara maksimal.

Sementara itu Bupati Lamongan, Fadeli juga mengaku bangga atas kinerja Polres Lamongan. Dimana, Polisi yang seharusnya bertugas mengamankan wilayah dari kejahatan, justru ingin membantu antar sesama. Terlebih di yayasan ini sudah memulangkan 9 ODGJ ke rumah mereka masing-masing.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen ingin terbebas dari ODGJ yang dipasung. Dan di yayasan ini sudah berhasil memulangkan 9 ODGJ ke rumah mereka. Ini sangat luar biasa, semoga bisa ditiru oleh polisi lainnya di Lamongan,” tutur Bupati dua periode ini.

Di tempat yang sama Aipda Purnomo mengakui bahwa sebelum Rumah Pintar Insan Madani itu terwujud, ia harus bersusah payah merintisnya. Mulai dari menyisihkan gaji bulanan hingga rela berjualan bunga selepas menjalankan tugas sebagai polisi.

Bagi dia, polisi tak sekadar menjadi pelindung dan pengayom masyarakat saja, namun melalui kepedulian membantu anak yatim piatu juga cara polisi untuk selalu dekat dengan rakyat.

“Uang gaji saya dikumpulkan sedikit demi sedikit. Alhamdulillah akhirnya hari ini kami sudah bisa mempunyai rumah pintar,” kata Aipda Purnomo.

Aipda Purnomo bersyukur, karena niat baiknya disambut baik oleh banyak warga. Mulai orang-orang yang tinggal di sekitar rumah dan di kecamatan lainnya di Lamongan, lantas ikut bergabung bersama, hingga akhirnya terbentuklah sebuah Yayasan Berkas Bersinar.

Setelah tumbuh besar, Yayasan ini kemudian melebarkan sayapnya. Banyak masyarakat di beberapa kabupaten, seperti Bojonegoro, Jombang, Tuban, Gresik dan Lamongan yang menderita sakit disokong dana oleh yayasan Berkas Bersinar.

“Rumah Pintar ini berukuran 9×5, itu nantinya bisa menampung 25 anak yatim piatu dan fakir miskin. Namun untuk saat ini kendala yang dihadapi adalah belum jadinya kamar mandi bagi mereka. Di rumah pintar ini, para anak-anak akan digembleng dengan ilmu agama setiap hari Jumat dan Minggu, mereka langsung diajar oleh para alumni Ponpes Langitan, Widang Tuban. Insyaallah setelah pembangunan MCK selesai ada beberapa anak asuh kami akan tinggal menetap di dalam Rumah Pintar Yayasan Berkas,” pungkasnya.(prap)

Keterangan gambar: Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Bupati Lamongan, Fadeli saat meresmikan Rumah Pintar Polisi.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment