Gelar Demo Lagi, PMII Lamongan Desak DPRD Cabut Perda Miras

ADAKITANEWS, Lamongan – Dengan membentangkan poster berbagai tuntutan, ratusan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lamongan kembali menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Lamongan, Kamis (08/08).

Aksi demo tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap anggota DPRD Lamongan yang telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang minuman beralkohol. Mereka pun mendesak DPRD agar segera mencabut Perda tersebut.

Falakhudin, Kordinator aksi mengatakan, ia bersama puluhan mahasiswa PMII Lamongan menuntut agar Pansus yang telah mengesahkan Perda minuman beralkohol golongan A bebas masuk di Lamongan agar segera dicabut.

“DPRD Lamongan harus segera mencabut Perda miras. Betapa bahayanya kalau miras diperbolehkan beredar di Lamongan,” teriak Falakhudin.

Dengan disahkannya Perda haram tersebut, kata Falakhudin, DPRD Lamongan juga meremehkan aspirasi massa PMII yang sebelumnya sudah menggelar aksi menuntut agar Perda miras tersebut dicabut atau dibatalkan.

“Kami akan mengawal terus hingga Perda miras tersebut dicabut. Apalagi Lamongan, saat ini dan selamanya bukan dan tidak akan pernah menjadi lumbung miras. Sehingga pelegalan minuman beralkohol patut dipertanyakan. Tuntutan kami masih tetap sama, yaitu menolak Perda tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol dan menuntut DPRD mencabut Perda tersebut,” tegasnya.

Setelah menunggu satu jam dan tidak kunjung ditemui wakil rakyat, akhirnya para mahasiswa menggelar tahlil di depan gedung DPRD Lamongan. “Apa yang kami lakukan hari ini sebagai bentuk protes kepada para wakil rakyat. Pansus Perda miras khianati rakyat,” pungkasnya.(prap)

Keterangan gambar: Ratusan massa PMII saat menggelar demo di depan kantor DPRD Lamongan.(foto: suprapto)

Related posts

Leave a Comment