Dewan: Silpa 2019 di Kota Blitar Berpotensi Tinggi

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Laporan realisasi semester pertama APBD 2019 telah disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kepada DPRD melalui Plt Walikota Blitar dalam Rapat Paripurna, Senin (08/07). Selain itu, laporan prognosis enam bulan berikutnya serta penjelasan atas KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2019 juga sudah disampaikan.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan, realisasi pendapatan cukup bagus karena mencapai 52 persen. Namun yang dikhawatirkan adalah dari sisi belanja daerah yang masih mencapai 28,53 persen.

Ditegaskannya, anggaran belanja daerah tahun ini sekitar Rp 1 triliun. Artinya sampai saat ini masih ada anggaran sekitar Rp 700 miliar yang belum dibelanjakan dan harus digunakan selama 6 bulan kedepan.

“Kalau dirata-rata saja, setiap bulan mampu membelanjakan Rp 100 miliar, maka selama enam bulan kedepan tetap tidak bisa terserap 100 persen. Artinya ada potensi Silpa di 2019 juga tinggi,” tegas Totok usai Rapat Paripurna.

Totok menambahkan, kedepan Pemkot harus segera menyusun perubahan APBD 2019 dan Plafon anggaran sesuai kondisi yang ada. Dimana pada perubahan nanti akan memanfaatkan Silpa dan menambah beberapa kegiatan yang masih kurang atau menggeser beberapa kegiatan yang dirasa tidak bisa dikerjakan.

Sementara itu, Plt Walikota Blitar, Santoso mengatakan, realisasi APBD 2019 masih mencapai sekitar 28,53 persen atau Rp 285 miliar dari baku anggaran sekitar Rp 1 triliun. Menurutnya, rendahnya realisasi penyerapan anggaran ini OPD harus menyesuaikan Peraturan dari Menteri PUPR yang baru tahun ini.

“Kita tentunya tidak mau nanti setelah dilaksanakan tidak cocok dengan aturannya. Makanya perlu ada penyesuaian,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Silpa APBD Kota Blitar tahun 2017 mencapai Rp 129 miliar. Sementara tahun 2018 naik menjadi Rp 211 miliar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana Rapat Paripurna.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment