Berlakukan Uji KIR Elektronik, Dishub Kota Blitar Usulkan Penambahan Tambah Alat

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Perubahan APBD 2019 ini dimanfaatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar untuk mengusulkan anggaran penambahan alat pengujian kendaraan bermotor (Uji KIR). Dimana Dishub memang berencana memberlakukan pengujian kendaraan bermotor secara elektronik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono mengatakan, dalam penerapannya Dishub akan mengganti buku KIR dengan smart card atau Kartu Pintar untuk pengujian kendaraan bermotor.

“Saat ini sedang diusulkan anggaran untuk pengadaan aplikasi di Perubahan APBD 2019,” katanya, Kamis (25/07).

Priyo menjelaskan, anggaran yang diusulkan untuk penambahan alat mencapai Rp 300 juta. Anggaran itu nanti juga untuk pengadaan aplikasi pengujian kendaraan bermotor secara elektronik. Menurutnya, di Jatim baru ada 11 kota/kabupaten yang sudah menerapkan sistem itu untuk pengujian kendaraan bermotor.

“Kalau anggaran sudah disetujui, kami upayakan sistem itu bisa diberlakukan mulai September 2019,” tegasnya.

Priyo menambahkan, dengan sistem itu proses pelaksanaan uji kendaraan bermotor tidak perlu lagi menggunakan alat tulis dan kertas. Semua proses uji kendaraan menggunakan aplikasi dan dipindai.

Kartu Pintar yang dipegang oleh pemilik kendaraan dilengkapi dengan barcode. Sehingga hasil pengujian kendaraan yang ditempel di bodi kendaraan juga dilengkapi barcode.

“Kita sudah lakukan uji coba. Proses pengecekannya juga mudah. Petugas tinggal menempelkan aplikasi ke stiker di kendaraan. Semua data langsung muncul, kapan kendaraan itu lulus uji KIR dan siapa pemiliknya langsung diketahui,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Priyo Suhartono, Kepala Dishub Kota Blitar saat menunjukkan Kartu Pintar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment