Lomba Hias Tumpeng Meriahkan HUT RI ke-73

ADAKITANEWS, Nganjuk – Ada banyak cara untuk merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pada setiap tahunnya. Di Kabupaten Nganjuk, puluhan ibu-ibu menggelar lomba menghias tumpeng dengan tema kemerdekaan.

Pada umumnya, masyarakat di Jawa menganggap tumpeng merupakan sajian nasi lengkap sebagai bagian dari ritual atau sebagai bentuk ucapan syukur. Namun ternyata, keseruannya lebih terasa ketika proses pembuatan tumpeng tersebut diperlombakan oleh ibu-ibu rumah tangga.

Pantauan di lokasi, tampak puluhan ibu-ibu warga Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dalam merias tumpeng. Para peserta lomba yang terdiri dari tiga hingga lima orang per tim ini, asyik menghias tumpeng dengan kreativitas masing-masing.

“Untuk tumpeng dan hiasannya para peserta membawa sendiri,” ungkap Wiwin Suryaningtyas, salah satu peserta lomba saat diwawancarai di sela merias tumpengnya, Senin (20/08).

Beragam tumpeng dihadirkan seperti tumpeng dengan nasi kuning, putih dan merah. Selain itu ada pula bentuk-bentuk unik diantaranya kerucut dan piramid. Tak hanya modelnya saja, tapi juga beragam hiasan dan lauk pauk digunakan untuk menghiasi tumpeng agar lebih menarik.

Di lokasi yang sama, Nidi Basuki, Kepala Desa Putren Kecamatan Sukomoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selain dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI yang ke-73, juga bertujuan untuk membangun rasa gotong royong antar masyarakat.

“Kegitan lomba menghias tumpeng ini diikuti oleh 30 tim. Masing-masing tim terdiri dari seluruh perwakilan Rukun Tetangga (RT) Desa Putren. Panitia lomba hanya mengambil 6 juara lomba. Mulai dari juara satu hingga juara harapan 3 yang akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 250 ribu hingga satu juta rupiah,“ pungkasnya.(c1/kur)

Keterangan gambar: Lomba menghias tumpeng di Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.(bawah ) Kepala Desa Putren Kecamatan Sukomoro, Nidi Basuki.(c1/adakita)

Related posts

Leave a Comment